cara mengetahui orang sedang berbohong
cara mengetahui orang sedang berbohong

cara mengetahui orang sedang berbohong

Banyak cara mengetahui orang sedang berbohong, Namun sebelum mengetahui apakah seseorang tersebut lagi berbohong perlu diketahui dan dipahami dulu perilaku normal orang tersebut (kebiasaan sehari-hari orang yang bersangkutan). Kebiasaan seseorang yang terganggu karena sedang berbohong akan berubah dengan seketika tanpa disadari oleh seseorang saat dia sedang berbohong.


Yang perlu diperhatikan untuk mengetahui seseorang sedang berbohong atau tidak adalah mengenai ekspresi wajah, bahasa tubuh dan pola bicara, Hal tersebut harus dibandingkan dengan perilaku/kebiasaanya sehari-hari. Hal tersebut untuk memastikan apakah orang tersebut jujur atau bohong, karena kita tidak boleh menuduh sembarangan seseorang tersebut sedang jujur atau bohong karena cirri-cirinya mirip dengan ciri-ciri orang yang sedang berbohong.

Ciri-ciri Orang sedang berbohong

Dengan mengetahui kebiasaan hariannya maka bisa dianalisis kepastian informasi dari seseorang sehingga diketahui kejujuran seseorang. Hal ini juga bisa digunakan untuk menguji kesetiaan seseorang.  Berikut cara mengetahui orang yang sedang berbohong dengan melihat pola dibawah ini :

1.  Mengalihkan kontak mata
Omongan bisa diatur namun mata tidak akan pernah bisa menipu. Saat orang berbohong kornea mata akan mengalami perubahan, namun kita tidak akan bisa mengetahui perubahan kornea mata tanpa menggunakan alat. Maka yang bisa diamati adalah dengan melihat dari kontak mata orang tersebut, maksudnya adalah Ketika orang sedang berbohong, biasanya sering memutuskan kontak mata. Namun bagi yang sudah terbiasa berbohong maka ia akan mempertahankan kontak mata dan berupaya keras untuk mempertahankan kontak matanya, termasuk berkedip dengan cepat. Biasanya saat berbohong ia berupaya untuk menatap namun rata-rata tatapannya kosong dan dingin karena ia berada pada imajinasi kebohongan yang dibuatnya.
2. Diam sejenak
Saat berada dalam tekanan kadang seseorang yang mau berbohong akan diam sejenak, hal ini adalah upaya untuk mencari kebohongan yang akan dibuat. Orang tidak bergerak adalah tanda dari sebuah perjuangan secara neurologis. Orang yang santai tanpa tekanan akan melakukan gerakan-gerakan sewajarnya dalam berkomunikasi, sedangkan orang yang dalam tekanan atau gelisah ia akan merasa gugup dan akan melakukan pematungan diri, seperti saat orang berada dalam tekanan atasannya atau dalam tes wawancara.
3. Menambah nambahi pembicaraan
Saat seseorang sedang berbohong ia akan berupaya untuk segera dan sebisa mungkin untuk mengalihkan pembicaraan. Cara yang sering dilakukan adalah berbicara dengan banyak, menambah-nambahi dan memperbanyak pembicaraan untuk memperoleh kepercayaan dari lawan bicara.
4. Menyentuh bagian tubuh tertentu
Tanda-tanda lain orang yang lagi berbohong adalah secara otomatis/spontan menempatkan/menyentuhkan tangannya pada daerah tubuh yang dianggapnya nyaman, biasanya di daerah rentan seperti pusar, dada, leher, hidung, mata, rambut, mulut.
5. Terlihat kesulitan dalam berbicara
Dalam hal ini kita harus membandingkan dengan perilaku seseorang tersebut. Jika dia sering melakukan kebohongan sudah pasti hal ini tidak bisa dijadikan patokan, karena kebiasaan yang dilakukan berulang-ulang tersebut menjadikannya mudah untuk mengatur dan membuat cerita. Namun bagi seseorang yang tidak biasa berbohong dan yang takut dosa akan sebuah kebohongan maka akan mudah sekali menebak saat dia lagi berbohong, Karena saat berbihing ia akan kesulitan dalam berbicara saat pertama kali memulai pembicaraan itu disebabkan adanya respon ke otak untuk membuat cerita kebohongannya, sistem saraf aliran saliva otonom menurun selama masa stress sehingga respon yang kurang baik dan upaya mencari suatu yang baik untuk berbohong menyebabkan tekanan yang terjadi pada dirinya yang menjadikannya gugup, akhirnya yang terjadi adalah sulit untuk mulai berbicara.
6. Mengubah posisi tubuh dengan cepat
Mengubah posisi tubuh dengan cepat, seperti menarik nafas dalam-dalam dan menengokkan kepala atau badan lalu memulai pembicaraan, bisa jadi seseorang sedang melakukan kebohongan. Berdasarkan penelitian bahwa “Jika Anda melihat seseorang tiba-tiba langsung menganggukkan kepalanya ketika ditanya pertanyaan, mungkin ia lagi berbohong” namun ini tidak akan bisa dijadikan patokan secara utuh seseorang tersebut lagi berbohong. Maka perlu kehati-hatian dalam menilai kejujuran seseorang.
7. Menjadi Marah
Ini adalah hal klasik dari seseorang yang tidak mau ketahuan kalau dirinya sedang berbohong, saat seseorang menanyakan seperti mengintrogasi maka biasanya akan terjadi penekanan pembicaraan untuk si pembohong dengan menambahkan nada bicaranya menjadi tinggi. Ini dimaksudkan untuk menegaskan pembicaraannya dan mengintimidasi lawan bicara supaya percaya dengan kalimat-kalimat yang dibuatnya.
Inti untuk mengetahui ciri-ciri seseorang sedang berbohong adalah dengan melihat perubahan-perubahan yang terjadi di atas. Perubahan tersebut harus dibandingkan dengan kebiasaan atau perilaku sehari-harinya. Jangan semerta-merta menuduh seseorang berbohong jika belum benar-benar terbukti kebohongannya. 

RECENT POSTS
    Info Unik